2021 - Petani Riau

Hot

Post Top Ad

Thursday, December 9, 2021

menanam Jagung Manis

4:25 AM 0
Cara menanam jagung apakah kamu juga mengetahuinya?
Bagaimana cara menanam jagung manis agar menghasilkan buah yang besar?

 


Setiap orang berbeda cara menanam jagung manis. kamu bisa coba mana yang dapat kamu lakukan untuk menanam jagung manis.


1. Mengolah Tanah menanam jagung manis

Dalam menanam jagung, langkah yang harus kamu lakukan adalah pengolahan lahan. Tanah atau lahan di cangkul menggunakan mesin, bisa juga menggunakan cangkul tenaga. Tanah di bolak balik, kemudian taburkan Kohe ayam dicampur dengan dolomite dan plus pupuk NPK. Kemudian tanah di gemburkan kembali. Tunggu hingga seminggu sterilkan tanah dengan menggunakan EM4 campur obat hama Regent. Fungsinya adalah untuk tidak menimbulkan jamur dan perkembangbiakan kutu kutu kecil, setelah itu, bibit siap tanam.

Benih jagung sangat penting untuk kamu ketahui agar hasilnya memuaskan dengan bertongkol besar dan buah yang super manis dan besar.kualitas yang tinggi dan berbuah banyak. Pilih juga benih dari varietas yang bagus seperti Bonanza atau Paragon.

Kalau kamu menanam jagung manis, tidak perlu membuat bedengan, cukup drainase agar genangan air dapat mengalir. Nah, untuk bedengan, lebarnya kurang lebih sekitar satu meter dan ketinggiannya 20-30 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan lahan yang akan digunakan untuk menanam jagung. Kalau bedengan sudah dibuat, selanjutnya buat lubang tanam. Lubang untuk menanam biji jagung ini kedalamannya sekitar 5 cm. Atur jarak antara lubang tanam antara 50-70 cm agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. 

 

Jika kamu baru pertama kali menanam jagung, sebaiknya penanaman dimulai saat awal musim hujan. Tujuannya tentu saja agar biji dapat tumbuh dengan baik karena pengairan cukup. Kamu sebenarnya juga bisa melakukan penanaman saat musim kemarau, tapi cara menanam jagung di musim kemarau perhatikan pengairannya.

saat awal proses penanaman harus cukup agar biji yang ditanam bisa tumbuh dengan optimal. Teknis penanamannya adalah dengan menanam 1-2 butir benih jagung di satu lubang tanam (kalau jagung manis cukup 1 biji per lubang tanam). Kemudian, tutup lubang tanam. Siram dengan air yang cukup agar biji dapat tumbuh dengan baik.

Pemupukan 

Pemupukan sebenarnya sudah dilakukan sebelumnya, yaitu dengan memberikan pupuk kandang pada proses pengolahan tanah atau saat penanaman biji. Selain itu, pemupukan dilakukan juga pada usia tanam sudah mencapai 12 hari, 21 hari dan 35hari agar panen melimpah. Pemupukan ini diperlukan untuk mengembalikan unsur hara tanah, seperti kalium, nitrogen, dan fosfat. 

pemanenan ini dilakukan ketika sudah memasuki hari ke 65-75 dari mulai tanam biji. Proses pemanenannya cukup mudah dilakukan, kamu hanya perlu memutar bagian tongkol jagung agar terpisah antara buah jagung dengan batangnya. Agar nggak salah panen, ada beberapa ciri yang bisa kamu lihat, untuk membedakan jagung yang sudah manis dan belum. Umur tanaman jagung biasanya antara 65-75 hari. Klobot jagung sudah mulai mengering. Pada bagian dasar biji terdapat lapisan berwarna hitam. Warna daun sebagian besar berwarna kuning dan sedikit mengering. Tapi, kalau kamu   menggunakan varietas Bima, maka daun tanamannya akan tetap hijau walaupun jagung sudah tua.

Read More

Sunday, December 5, 2021

Berbagai Jenis Pupuk Tanaman

3:42 AM 0

Pupuk telah lama dikenal sebagai salah satu faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Hal ini terkait dengan fungsi utama pupuk yaitu sebagai penyedia unsur hara yang dibutuhkan tanaman, yang akan semakin sedikit tersedia di alam karena diserap tanaman. Kebutuhan unsur hara dan ketersediaannya yang tidak seimbang di alam, membuat pupuk menjadi solusi atas masalah kecukupan kebutuhan unsur hara tanaman yang dibudidayakan. 

 

Ada berbagai jenis pupuk yang beredar di masyarakat. Untuk dapat memilih pupuk yang tepat, kita harus tahu dan paham mengenai beberapa karakteristik pupuk yang ada. 

 

Beberapa pengkategorian pupuk yang dikenal luas antara lain adalah pembagian jenis pupuk berdasarkan : 

Asal bahan dan pembuatannya Senyawa penyusun Bentuk fisik Kandungan Cara aplikasi 

A. Kategori Pupuk Berdasarkan Asalnya 

1. Pupuk Alam

Pupuk alam adalah pupuk yang bahan-bahannya berasal dari alam, baik yang dapat langsung dimanfaatkan, maupun yang memerlukan proses pengolahan. 

 Contoh pupuk alam : Kompos Seresah Pupuk kandang Humus Kompos 

 2. Pupuk Buatan 

Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat oleh pabrik, dengan mengolah sumber daya alam/bahan mineral menggunakan reaksi kimia atau fisika. 

Contoh pupuk buatan : Pupuk Urea Pupuk TSP B.

 

Kategori Pupuk Berdasarkan Senyawa Penyusun 

1. Pupuk Organik

Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari bahan-bahan organik (alami) seperti tumbuhan dan hewan. Beberapa contoh jenis pupuk organik adalah : 

  • Pupuk kandang
  • Pupuk hijau 

 2. Pupuk Anorganik

Pupuk anorganik adalah jenis pupuk yang berasal dari bahan anorganik, biasanya mengandung unsur hara/mineral tertentu. Jenis pupuk ini biasa dikenal pula dengan sebutan pupuk kimia. 

Contoh pupuk anorganik yaitu :

  • Urea (mengandung unsur Nitrogen)
  • SP-36 (mengandung unsur Phosfor) 
  • NPK (mengandung Nitrogen, Phosfor dan Kalium)
  • Pupuk Urea

 

C. Kategori Pupuk Berdasarkan Bentuk Fisik 

1. Pupuk Padat

Pupuk padat adalah pupuk yang berbentuk bahan padat seperti bentuk onggokan, remahan, butiran, atau kristal. Pemakaian pupuk padat langsung di berikan atau ditaburkan di media tanam. 

Contoh pupuk padat antara lain adalah : 

  • Pupuk kandang 
  • Pupuk Urea 
  • Pupuk NPK Mutiara 
  • Pupuk Cair 

Pupuk cair adalah pupuk yang berbentuk bahan cair, berupa konsentrat atau cairan. Pemakaian pupuk cair dilakukan dengan penyemprotan dan penyiraman. 

Contoh pupuk cair : Kosarin Pupuk amonia cair Pupuk organik 

Pupuk Organik Cair 

Kategori Pupuk Berdasarkan Kandungan 

1. Pupuk Tunggal

Pupuk tunggal adalah pupuk yang hanya mengandung 1 unsur hara tertentu saja. Contoh pupuk tunggal : - Pupuk urea (mengandung Nitrogen)

2. Pupuk Majemuk

Pupuk majemuk adalah pupuk yang mengandung beberapa unsur hara tertentu. Contoh pupuk majemuk : Pupuk N-P (mengandung Nitrogen dan Phosfor) Pupuk N-K (mengandung Nitrogen dan Kalium) Kompos

3. Pupuk Lengkap

Pupuk lengkap adalah pupuk yang mengandung unsur hara yang lengkap, baik unsur hara makro maupun unsur hara mikro. Bahkan ada pupuk lengkap yang juga mengandung bahan pestisida. Gambar 

4. Pupuk NPK 

E. Kategori Pupuk Berdasarkan Cara Aplikasi 

1. Pupuk Akar

Pupuk akar adalah pupuk yang fokus pemberiannya agar dapat terserap oleh akar tanaman. 

2. Pupuk Daun

Pupuk daun adalah jenis pupuk yang ditujukan agar dapat diserap oleh daun. Penyerapan pupuk oleh daun dilakukan melalui stomata (mulut daun).

Pupuk Daun Dengan mengetahui berbagai karakteristik pupuk, maka dapat dipilih jenis pupuk yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi tanaman sehingga dapat memberi manfaat optimal bagi pertumbuhan tanaman.

Demikianlah Jenis pupuk yang dapat anda ketahui mengenai jenis tanamana yang anda gunakan dan jenis pupuk yang dibutuhkan tanaman anda. anda bisa mengetahui jenis apa yang dinutuhkan pada tanaman.

Read More

Pupuk Urea

3:29 AM 0

Fungsi dan kegunaan dari kandungan pupuk urea.

 

pupuk Urea


Pupuk Urea adalah pupuk kimia mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi. Unsur Nitrogen merupakan zat hara yang sangat diperlukan tanaman. Pupuk urea berbentuk butir-butir kristal berwarna putih. Pupuk urea dengan rumus kimia NH2 CONH2 merupakan pupuk yang mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis), karena itu sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan tertutup rapat. 

 

Pupuk urea mengandung unsur hara N sebesar 46% dengan pengertian setiap 100kg mengandung 46 Kg Nitrogen, Moisture 0,5%, Kadar Biuret 1%, ukuran 1-3,35MM 90% Min serta berbentuk Prill. 

 

Ciri-ciri pupuk Urea 

  • Mengandung Nitrogen (N) berkadar tinggi. 
  • Berbentuk butir-butir Kristal berwarna putih. 
  • Memiliki rumus kimia NH2 CONH2. 
  • Mudah larut dalam air dan sifatnya sangat mudah menghisap air (higroskopis). 

Unsur hara Nitrogen dikandung dalam pupuk urea sangat besar kegunaannya bagi tanaman untuk pertumbuhan dan perkembangan, diantaranya : 

  • Membuat daun tanaman lebih hijau segar sangat penting dalam proses fotosintesis. 
  • Mempercepat pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah anakan, cabang dan lain-lain)
  • Menambah kandungan protein tanaman 
  • Dapat dipakai untuk semua jenis tanaman. 

Dengan pemupukan yang tepat & benar (berimbang) secara teratur, tanaman akan tumbuh segar, sehat dan memberikan hasil yang berlipat ganda dan tidak merusak struktur tanah.

Read More

Saturday, December 4, 2021

Semai bawang merah

10:55 AM 0

Bibit bawang merah mudah kita jumpai atau kita cari di pasar apabila anda ingin menanam langsung dari umbi, dan apabila anda ingin menanam bawang merah dari biji, anda juga bisa mencari di tempat penjualan bibit pertanian.


Read More

Hama dan Penyakit Tanaman Semangka

10:39 AM 0
Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang cara menangani Hama dan Penyakit pada tanaman Semangka. Tentu ini sangat penting sekali dilakukan sebagai salah satu kunci keberhasilan dalam sebuah budidaya. Kemampuan mencegah dan menangani hama dan penyakit ini nantinya sangat mempengaruhi hasil panen. 

 

hama Tanaman Semangka

Layaknya pada tanaman budidaya lainnya, tanaman semangka juga tak lepas dari gangguan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman). Serangan OPT berkaitan erat dengan cara dan teknik budidaya, diantaranya adalah penggunaan benih, tanaman inang, lingkungan dan pengetahuan tentang pestisida. 

Tanaman semangka, sekalipun banyak orang mengatakan adalah tanaman yang mudah untuk dibudidayakan namun pada kenyataannya banyak kendala yang muncul dan harus dihadapi dilapangan. Kendala bisa berupa serangan hama maupun serangan penyakit. 

 

Cara Menangani Hama dan Penyakit Tanaman Semangka

 

Berikut adalah hama dan penyakit tanaman semangka serta cara mengatasinya : 

 

Jenis-jenis Hama Tanaman Semangka dan Cara Pengendaliannya 

Jangkrik/Gangsir

Jangkrik/gangsir menyerang dengan memakan pangkal batang, terutama pada tanaman muda. Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diarea tanaman dan menutup lubang mulsa disekitar tanaman dengan tanah atau potongan bambu. Pengendalian secara kimiawi dapat dilakukan dengan penyemprotan insektisida misalnya, curacron, decis, santoat atau regent. 

Penggerek Daun Semangka

Menyerang daun tanaman hingga batang tanaman muda, menyebabkan daun berlubang dan hanya menyisakan tulang daun. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara menanam dilokasi yang jauh dari tanaman terong, gambas, timun, melon dan lainnya. Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan curacron atau regent. 

Ulat Grayak 

 Ulat grayak memakan daun terutama daun muda hingga batang muda. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara penyemprotan insektisida misalnya santoat, curacon atau regent.

Ulat Tanah 

Ulat tanah aktif pada malam hari, menyerang pangkal batang hingga daun. Dapat dikendalikan dengan penyemprotan prevathon atau curacron. Penyemprotan sebaiknya dilakukan pada malam hari. 

Lalat Buah 

Lalat buah menyerang buah yang masih kecil dengan cara memasukkan telur kedalam buah. Setelah telur-telur lalat buah menetas menjadi larva ia akan memakan daging buah dan menyebabkan buah menguning, busuk dan akhirnya rontok. Pengendalian dapat dilakukan dengan memasang perangkap lalat buah dan penyemprotan insektisida yang berbau tajam misalnya curacron atau santoat. 

Aphids dan Trhips 

Keduanya merupakan hama jenis kutu-kutuan yang menyerang daun tanaman muda dengan cara menghisap cairan daun dan menyebabkan daun mengkerut atau keriting. Pencegahan dapat dilakukan dengan cara menjaga kebersihan lingkungan dan membersihkan tanaman inang. Penyemprotan dapat dilakukan dengan akarisida berbahan aktif abamectin misalnya bamex, demolish atau agrimec.

Kumbang Daun 

Hama ini menyerang pada malam hari dengan sasaran daun dan bunga, menyebabkan daun dan bunga menjadi bolong-bolong. Dapat dikendalikan dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif diafentiuron, tiodikarb, profenofos atau metidation.

Kutu Kebul 

Kutu kebul (Bemisia tabaci) menyebabkan kerusakan pada daun berupa bercak nekrotik pada daun akibat rusaknya sel-sel dan jaringan daun. Kutu kebul juga merupakan vektor utama virus gemini yang menyebabkan penyakit bulai. Dapat dikendalikan dengan membuang tanaman yang terinfeksi dan penyemprotan akarisida berbahan aktif abamektin (misalnya alfamex. bamex, demolish atau agrimec).

 

Rebah Semai Atau dumping-Off yang terjadi pada semaian, ditandai dengan gejala batang berwarna coklat, rebah dan kemudian mati. Dapat dicegah dengan aplikasi fungisida karbendazim pada benih atau disemprot dengan fungisida antracol. 

Layu Fusarium 

Disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Gejala terlihat jika ada tanaman yang tampak segar dipagi hari dan layu pada siang hari, kemudian segar kembali pada sore hari. Gejala ini berlangsung selama beberapa hari hingga akhirnya mati. Pencegahan dilakukan dengan penggunaan benih yang tahan terhadap cendawan Fusarium oxysporum, penggunaan mulsa plastik agar tidak terlalu lembab, drainase yang baik, rotasi tanaman dan aplikasi trichoderma. Pengendalian dilakukan dengan cara membuang tanaman terserang dan pengocoran trichoderma atau pengocoran fungisida. 

Antraknosa

Gejala terlihat jika terdapat bercak-bercak coklat pada daun dan akhirnya berubah warna kemerahan dan akhirnya daun mati. Jika menyerang buah menyebabkan busuk buah ditandai dengan adanya bulatan berwarna merah jambu dan lama kelamaan akan meluas. Pengendalian dilakukan dengan cara membuang jauh buah yang terserang dan penyemprotan dengan fungisida antracol, Bion M, dithane dll. 

Layu Bakteri

Ditandai dengan adanya tanaman yang layu permanen, jika batang dipotong melintang terlihat pembuluh xylem menghitam. Pengendalian dilakukan dengan mencabut dan membuang tanaman terinfeksi dan penyemprotan bakterisida, misalnya agrimicin.

Embun Tepung (Powdery mildew)

Gejala terlihat dengan adanya daun dan batang yang dilapisi semacam tepung berwarna putih. Jika menyerang seluruh daun dan batang, daun dan batang menjadi coklat dan mengkerut. Tanaman menjadi lemah dan kerdil karena pertumbuhan terhambat. Dapat dikendalikan dengan memusnahkan tanaman terserang dan penyemprotan fungisida berbahan aktif benomyl, pradimefon, oksitioquinoks dan tembaga. 

Penyakit Virus WMV (Water Melon Virus)

Serangan virus ini ditandai dengan adanya daun yang melepuh, belang-belang, daun berubah bentuk dan menkerut, pertumbuhan kerdil dan terdapat rekahan membujur pada batang. Dikendalikan dengan cara memusnahkan tanaman terinfeksi, rotasi tanaman dan mengendalikan aphids dan thrips sebagai vektornya dengan penyemprotan demolish, agrimec, alfamex atau bamex. 

Bercak Daun

Ditandai dengan adanya bercak-bercak hitam kecoklatan berbentuk bulat dan menyebar hingga daun mengering. Bercak daun merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh cendawan patogen. Pencegahan dilakukan dengan melakukan pergiliran tanaman, menjaga kondisi lingkungan agar tidak terlalu lembab. Perlakuan kimiawi dapat dikendalikan dengan penyemprotan fungisida antracol, starmyl, dithane atau score.

Itulah Cara Menangani Hama dan Penyakit pada Tanaman Semangka, semoga bisa bermanfaat dan menjadi wawasan baru untuk yang akan memulai budidaya semangka. 

Baca : panduan menanam Semangka dengan Lengkap

Read More

Buah Semangka besar

8:20 AM 0

Petani Riau - kita saat ini akan membahas kembali mengenai tanaman semangka. Banyak  saat ini bertanya bagaimana cara membuat buah semangka berbiji atau nonbiji memiliki ukuran yang besar dan berat. Hal ini tentunya tergantung dimulai dari Awal persiapan pembuatan lahan, jenis pupuk atau dosisi pupuk dan terakhir buah  setiap jalur perbatang semangka.


Tidak perlu bahas terlalu panjang mengenai lahan dan pupuk, anda bisa baca cara menanam semangka 

Buah menghasilkan ukuran yang besar dan berat pada setiap jalur. Potong pucuk pada tanaman semangka pada saat daun sudah memiliki 7 daun dari awal semai atau 5 daun yang sudah terbentuk daun berjari. Usahakan batang memiliki 3-5  cabang atau jalur, kemudian cukup jadikan 3 buah pada setiap batang. Artinya 1 cabang memiliki 1 buah yang nempel.


Calon Buah semangka akan muncul di daun 13, cukup abaikan. Jangan di oles atau dijadikan buah. Bila repot menghitung jumlah daun, cukup lihat calon buah pertama pada setiap cabang. Jangan dijadikan. Buang saja, cukup jadikan buah pada calon buah yang kedua pada cabang tadinya,, begitu setiap cabang perlakukan agar buah merata. 3 cabang berarti 3 buah. 2 cabang lagi biarkan menjalar mencari makanan.

 

Apabila calon buah sudah sebesar genggaman tangan atau bola kasi, selanjutnya potong pucuk(ujung daun) saja. Hal ini dapat membantu agar makanan dan juga minuman lari pada calon buah. Selanjutnya itu sudah dibagikan tanaman kemudian kota lanjut pada masa pemupukan yang rutin. 

 

Baca : Nama nama pupuk Semangka 

 Demikian lah teknik cara agar buah kamu besar .





Read More

Batang Semangka pecah

7:50 AM 0

Mengapa batang tanaman semangka pecah atau membelah? Hal ini sering terjadi pada tanaman semangka terlebih dahulu diawal tanam. 

Batang Pecah atau membelah diakibatkan karena pupuk kimia yang tekena batang. Sama halnya dengan Daun bisa bercak kuning apabila terkena pupuk juga. Maka oleh sebab itu, apabila anda ingin memupuk semangka alangkah baiknya beri jarak 10cm dari batang apabila anda memupuk dengan cara tabur.

Tabur atau kocor untuk pupuk Semangka?

Apabila anda ingin memberi pupuk pada tanaman semangka dengan cara tabur, sebaiknya anda beri lubang kemudian masukkan pupuk selanjutnya tutup kembali lubang agar pupuk tidak menguap.

Apabila anda ingin memupuk semangka dengan cara kocor, sebaiknya anda basahi tanah tanaman semangka anda. Jangan sewaktu kering anda langsung kocor, itu akan lebih cepat mengakibatkan batang cepat pecah, ataupun akar menjadi busuk.

Cara mengatasi batang Pecah pada semangka 

Mengatasi batang Pecah atau terbelah kita dapat mengatasinya dengan antracol + Calsium Fertilizer 99%. Hal ini dapat membantu memulihkan batang tanaman semangka anda dan juga dapat membantu akar tidak membusuk  Cukup campurkan antracol 1 sendok + 1 Calsium aduk merata pada dengan air di Tangki spayer 15, liter. Semprotkan batang dan daun merata. Cukup sekilas, jangan terlalu basah terkena pada tanaman semangka.

 

Itulah Petani Riau yang dapat simpulkan mengenai perawatan pada batang semangka anda. 

 

Read More

Friday, December 3, 2021

Daun Semangka Bercak

10:45 AM 0
 Petani Riau - cara mengatasi daun Semangka Bercak bercak atau gosong? Daun Semangka terlalu tebal? Daun Semangka mengkerut? Dan bingung harus memakai obatnya? 

 

Daun Semangka

 

Ada beberapa alasan mengapa banyak petani Semangka gagal dalam mencapai buah yang maksimal hanya melihat dari bentuk daun dan batang kita bisa melihat bagaimana bobot buah yang dihasilkan nantinya. Simak kita akan mengulas permasalahan yang sering terjadi pada daun semangka :

 Daun Semangka Bercak gosong 

Permasalahan daun semangka Bercak atau berjamur sering kita alami karena perubahan iklim yang tidak menentu, seperti hujan panas, yang dapat mengakibatkan daun bercak atau gosong bahkan ada juga daun yang layu akibat cuaca extrim. 

Cara mengatasi daun bercak bercak kekuningan atau gosong dengan cara sepray menggunakan antracol. Menyemprot atau sepray cukup sekilas tidak perlu terlalu basah. Bila perlu tambahkan calsium. Usahakan menyemprot atau sepray dengan volume yang ber-embun, agar dapat merata.

Daun Semangka terlalu tebal 

Daun yang mengalami seperti Diatas alasannya terlalu sering melakukan penyemprotan Herbisida, bisa rutin tetapi ingat dosis. Terlalu banyak atau sering menggunakan herbisida pada tanaman semangka dapat menyebabkan tanaman menjadi overdosis ujungnya daun ataupun pucuk kekuningan bahkan pucuk bisa mati.

Gunakan Herbisida pada tanaman semangka dengan volume kecil, tetapi Merata dan juga jangan sampai terlalu basah cukup sekilas.

 Herbisida untuk hama yang cocok digunakan Petani Riau pada tanaman semangka dengan menggunakan Produk Demolish.

 Daun Semangka mengkerut, kecil dan menguning 

Daun yang mengalami hal diatas diakibatkan oleh seperti, kekurangan air, herbisida berlebihan ataupun juga pupuk berlebihan. Oleh sebab itu perlu diketahui dosis pupuk semangka yang benar. 

Baca Takaran Dosis pupuk Semangka 

 

Bagaimana? Mudah bukan.... Itu sebabnya menjadi petani bukanlah mudah.

 

Read More

Pemupukan Buah Semangka

10:17 AM 0
Buah Semangka Ini merupakan tanaman buah yang tumbuh merambat yang berasal dari daerah kering tropis dan subtropis Afrika. Tanaman semangka termasuk ke dalam famili Cucurbitaceae memilki banyak kandungan air. Buah ini kaya vitamin dan nutrisi seperti magnesium, kalium, karbohidrat, antioksidan, zat besi, vitamin A, vitamin C, dll.

pupuk Semangka



Terdapat berbagai jenis tanaman semangka yang banyak dibudidayakan oleh petani seperti semangka merah, semangka kuning, semangka tanpa biji, dll. Daya tarik budidaya tanaman semangka terletak pada nilai ekonominya yaitu harga jual yang relatif menguntungkan sehingga banyak di budidayakan oleh petani. 

Beberapa kelebihan usahatani semangka diantaranya adalah berumur relatif cepat dengan hanya 2 bulan sudah bisa panen. serta proses budidaya yang relatif mudah. Dalam melakukan usaha budidaya tanaman semangka, diperlukan usaha pemupukan yang tepat dan berimbang agar dapat menghasilkan buah semangka yang memiliki bobot dan kualitas yang bagus.

Berikut tahapan pemupukan tanaman semangka

PEMUPUKAN TANAMAN SEMANGKA PUPUK DASAR


Kegiatan pengolahan lahan penting untuk mempersiapkan media tanam yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman semangka. pH tanah 6-6.5. Jika ph tanah (tanah asam) maka sebaiknya dilakukan pengapuran tanah. Tanaman semangka membutuhkan bedengan agar air yang terkandung di dalam tanam mudah mudah mengalir keluar melalui saluran drainase yang dibuat. Media tanam yang dapat digunakan yaitu kombinasi campuran tanah gembur atau tanah humus, pupuk kompos, sekam dan sekam bakar.

Dalam tahap pengolahan lahan, kegiatan pemupukan dasar menjadi hal yang penting untuk tanaman semangka agar tumbuh optimal.
 
Pupuk yang dapat digunakan sebagai pupuk dasar adalah 
 

PUPUK NPK GOLD DGW 16-10-18 dan HX DAP.


Pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 16%, Phospate 10% dan Kalium 18%. Kandungan unsur hara yang terdapat di dalam pupuk ini dapat merangsang pertumbuhan vegetatif buah semangka seperti pertumbuhan akar, batang dan daun. 

Aplikasi pupuk ini sangat mudah diserap oleh akar tanaman karena butiran pupuk mudah larut dalam air. Pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 diaplikasikan dengan dosis 200 Kg/Ha dengan cara ditugal atau ditaburkan merata. 

Pupuk HX DAP

Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 18% dan Phospate 46%. Pemberian pupuk HX DAP sebagai pupuk dasar dapat memicu pertumbuhan tunas batang, daun serta meningkatkan kekuatan tanaman. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis pemupukan 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. 

Pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE

 
Pupuk NPK ini merupakan pupuk yang diproses menggunakan teknologi Compaction compound sehingga memiliki konsistensi kandungan unsur hara makro dan mikro dalam setiap butiran pupuk. Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara Nitrogen, Phospate dan Kalium masing-masing sebesar 15%, Magnesium 2%, Zinc 0.05% dan Boron 0.1%. Kandungan unsur hara Nitrogen yang tinggi dan berimbang di dalam pupuk ini dapat membantu pertumbuhan vegetatif tanaman semangka seperti pembentukan akar, batang dan daun lebih maksimal.
 
Dosis aplikasi pupuk sebesar 200 Kg/Ha dengan cara ditugal atau ditaburkan merata atau dengan cara dikocorkan sebanyak 2-4 Kg/200 L air (Interval 10-14 hari).

PUPUK ZA atau HX-AS

 
Pupuk ini merupakan pupuk ZA yang memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 21% dan Sulfur 24%. Unsur Sulfur yang terkandung di dalam pupuk ini dapat meningkatkan imunitas atau ketahanan tanaman semangka terhadap serangan hama dan penyakit.

Aplikasi pupuk HX AS pada tanaman semangka dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif berupa pembentukan tunas, batang, cabang dan daun semangka. Selain itu pupuk ini juga dapat meningkatkan kualitas mutu (aroma, rasa dan warna buah semangka).

Aplikasi pupuk HX AS pada tanaman semangka sebesar 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.
 

PEMUPUKAN UMUR TANAMAN 30-45 HST


NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE

NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE memiliki kandungan Nitrogen 12%, Phospate 6%, Kalium 22%, Magnesium 3%, Zinc 0.05% dan Boron 0.1%. Unsur Kalium yang tinggi dibutuhkan tanaman semangka dalam fase pertumbuhan generatif untuk membantu pembentukan kulit semangka agar menjadi kuat dan tebal sehingga dapat mengurangi keretakan dan buah pecah. 

Unsur Boron yang terkandung di dalam pupuk ini dapat mencegah terjadinya kerontokan bunga dan buah semangka, unsur hara mikro Zn membantu pembentukan hormon pertumbuhan semangka.

Dosis aplikasi pemupukan sebesar 200 Kg/Ha dengan cara ditugal atau dikocorkan sebanyak 2-4 Kg/200 L air (interval 10-14 hari). Dengan mengaplikasikan pupuk NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE pada tanaman semangka, maka kualitas hasil panen akan lebih baik dan buah semangka tahan disimpan.

HX MROP

PUPUK HX MROPH HX-MROPH memiliki kandungan unsur hara Kalium 60%. Unsur hara kalium yang tinggi di dalam pupuk ini dibutuhkan tanaman semangka terutama dalam fase pertumbuhan generatif seperti pembentukan buah. Dosis Aplikasi pemupukan HX-MROPH pada tanaman semangka sebesar 50 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.


Dengan mengaplikasikan pupuk HX MROPH maka kualitas dan hasil panen tanaman semangka akan meningkat.

KNO3 PRILL


PUPUK KNO3 PRILL Aplikasi pupuk KNO3 Prill sangat mudah diaplikasikan pada tanaman karena pupuk ini mudah larut dalam air serta bebas dari chlorine sehingga aman bagi tanaman. KNO3 Prill memiliki kandungan Nitrogen 13% dan Kalium 46% . 

Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis pemupukan 25 Kg/Ha dengan cara ditaburkan/dikocorkan sebanyak 2-3 Kg/200 L air (Interval 14 hari). Aplikasi pupuk KNO3 Prill pada fase pertumbuhan generatif dapat merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman semangka sehingga kualitas, bobot dan buah yang dihasilkan akan meningkat. 

PUPUK DAUN HX MKP 

Pupuk ini memiliki kandungan Phospate 50% dan Kalium 35%. Aplikasi pupuk daun HX MKP pada tanaman semangka maka akan merangsang pembentukan bunga, mempercepat pematangan buah, meningkatkan kekuatan tanaman agar tahan terhadap serangan hama dan penyakit.
 
Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis sebesar 2-4 gr/L dengan cara disemprotkan atau dikocorkan pada saat umur tanaman 30 HST. Dengan mengaplikasikan pupuk daun HX MKP pada tanaman semangka, maka kualitas, warna, rasa dan daya simpan buah semangka akan meningkat. 
 

KNO3 CRYSTAL 

KNO3 Crystal sangat mudah diaplikasikan karena mudah larut, tidak mengendap serta bebas dari chlorine sehingga aman bagi lingkungan.
 
Pupuk ini memiliki kandungan Nitrogen 13% dan Kalium 46%. Unsur hara kalium yang tinggi di dalam pupuk ini dapat mempercepat proses pembungaan dan meningkatkan mutu kualitas serta bobot buah semangka. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis 25 Kg/Ha dengan cara disemprotkan 3-5 gr/L air (Interval aplikasi 10-14 hari) atau dengan cara dikocorkan 2-3 Kg/200 L air (Interval aplikasi 10-14 hari). Pupuk ini diaplikasikan pada saat tanaman berumur 45-60 HST.
 

PEREKAT PESTISIDA MAUPUN PUPUK

 
APLIKASI SURFAKTAN WETCIT Wetcit adalah surfaktan superior dengan kombinasi bahan aktif yang unik sehingga mampu menurunkan tegangan permukaan air, menghasilkan mikro droplet yang mampu meratakan, merekatkan dan menembus pestisida atau pupuk daun ke dalam jaringan tanaman.
 
Penggunaan WETCIT pada tanaman semangka dapat membuat pupuk dapat diserap lebih cepat dan baik. Aplikasi WETCIT sebanyak 0.5 ml/L – 1 ml/L pada umur tanaman semangka 15 HST. 
 
Keunggulan menggunakan produk WETCIT dari PT HEXTAR FERTILIZER INDONESIA yaitu terbuat dari bahan organik sehingga aman bagi lingkungan, menghemat dosis penggunaan pestisida, bersifat rainfastness power yang mampu menahan pestisida dari pencucian air hujan, mampu mencegah resistensi dan kekebalan hama dan penyakit, serta sebagai booster yang dapat membuat pupuk dan pestisida dapat diserap lebih cepat dan lebih baik oleh tanaman semangka.
Read More

cara menanam buah semangka

9:53 AM 0

 Petani Riau - halo semua, salam dari Petani Riau, kita sat ini akan membahas tentang mengenai Cara Pemupukan Semangka yang benar, agar buah terasa lebih manis dan tahan lama dan juga tidak gampang buah busuk.

semangka

 

Tahap Pemupukan buah semangka tidaklah rumit. Hanya saja perlu beberapa trik cara agar buah semangka yang dihasilkan memuaskan. 

 Langkah Awal Menanam Semangka 


 1. Persiapan mengolah lahan

Awal persiapan yaitu dengan cara mengolah lahan dengan cara membentuk bedengan semangka. Usahakan terlebih dahulu memperhatikan lahan yang akan ditanam, apakah lahan mudah tergenang banjir atau tidak. Diusahakan jangan sampai ada genangan air diantara bedengan.

Anda bisa membuat bedengan dengan lebar 1 meter, panjang sesuai luas tanah. Jarak antar bedengan semangka bagusnya 5 meter tiap bedengan agar buah tidak tertutup habis ataupun memudahkan dalam pemupukan ataupun penyemprotan hama.

Apabila lahan sudah selesai di cangkul atau di jonder, lahan dibiarkan atau dijemur seminggu.

Kemudian persiapkan kohe ayam. Apabila luas tanah yang akan ditanam semangka mencapai 1 hektar, berarti anda harus persiapkan Kohe ayam minimal 150 karung. tidak perlu kebanyakan, karena buah semangka hanya berumur pendek 2,5 bulan saja. Taburlah kohe ayam diatas bedengan lahan semangka. Bukan tiap lubang, tetapi seluruh lebar bedengan, agar akar mendapatkan makanan yang serentak.

Selanjutnya setelah menabur kohe, perlu juga di tambah dolomite. Agar pH tanah stabil dan juga mempercepat pemasakan kohe ayam tersebut. Selanjutnya aduk merata kembali bedengan nya agar kohe dan dolomite nya teraduk dengan tanah kemudian tunggu sampai 5 hari.

Selanjutkan anda mulailah untuk menyemai bibit semangka baik itu semangka berbiji atau pun non biji. Usahakan menyemai bibit menggunakan tray ataupun plastik Semaian Agar memudahkan nantinya menanam semangka.

 baca cara menyemaikan bibit semangka

Setelah anda sudah selesai menyemaikan benih semangka, kembali lagi kita lahan setelah 5 hari menunggu. Persiapkan pupuk yang akan ditabur, antara lain pupuk NPK 16 - 16 - 16, pupuk KCL, dan pupuk ZA. Campurkan ketiga pupuk tersebut dengan merata dengan perbandingan 2:1:1.

Apabila anda sudah menabur pupuk kimia diatas tadi, kemudian aduk kembali tanah dan langsung ditutup pakai mulsa. Kemudian tunggu sampai 3-5 hari, setelah bibit sudah memiliki daun 3 helai, saatnya anda pindah Semaian ke lahan. Diharapkan sebelum pindah, tanah dilubangi seukuran Semaian agak dalam dikit.

 Sebelum pindah lahan, baiknya tanah/ bedengan di basahi dulu, agar akar bibit semangka tidak mengalami stress. Kemudian jangan lupa tabur furadan atau Curater, agar daun tidak dimakani hama atau jangkrik pada tanaman semangka.

Setelah sudah seminggu pindah tanam, saatnya mulai pemupukan,berikut label jadwal pemupukan tanaman semangka :

Semangka umur 1 Minggu : 1/4 sendok makan NPK 

Semangka umur 2 Minggu : 1/2 sendok NPK 

Semangka umur 3 Minggu : 1/2 NPK+ 1/4 ZA 

Semangka umur 1 bulan : 1 sendok NPK +1/4 pupuk ZA (masa pembungaan dan penyerbukan)

Semangka Umur 37 hari : pupuk NPK, ZA, Kcl perbandingan 2:1:1

Semangka umur 40 hari : pupuk NPK, ZA, Kcl perbandingan 2:1:1

Semangka umur 45 hari : pupuk NPK Grower, KCL perbandingan 2:1

Label diatas merupakan pemupukan yang dapat membuat tanaman semangka anda tahan lama, terasa manis. Menanam buah semangka jangan memakai pupuk urea, alasan tentunya buah tidak tahan lama atau dikatakan cepat pecah. Gunakan pupuk KCL, agar buah terasa manis dan juga tahan beberapa bulan.

 




 

 


Read More

Thursday, December 2, 2021

Semai Biji Semangka

3:23 AM 0
Cara Menyemai biji semangka baik itu semangka berbiji/semangka inul ataupun nonbiji(semangka TW) perlu diperhatikan agar mudah berkecambah dengan serentak. Apabila anda ingin menanam semangka non biji (TW), perlu dilakukan peretakan biji atau, dengan cara di jepit atau pecahkan ujung biji semangka tersebut dengan pemotong kuku. Tujuannya untuk mempermudah perkecambahan biji. 

 

bibit Semangka

Penyemaian bibit biji semangka dapat anda lakukan dengan 2 cara yaitu : 

 1.Tanam secara langsung

Menanam biji semangka secara langsung ke media tanam atau lahan memiliki kelemahan seperti pertumbuhannya tidak serentak dan juga apabila anda menanam disetiap bedengan takutnya setiap lubang ada yang kosong akibat kematian benih semangka karena daya tumbuh yang rendah. Sebaiknya anda melakukan penanaman dengan menaburkan benih lebih dari satu, agar benih setiap lubang tidak ada yang kosong.

 

2.Melakukan penyemaian sebelum Tanam

Apakah bibit biji semangka daya tumbuhnya terjamin? Ya, tergantung cara anda menyemaikannya dan juga faktor tanah.

Perlu anda perhatikan sebelum anda menyemaikan bibit semangka, anda harus persiapkan tanah hitam yang sudah diayak terlebih dahulu, kemudian tambahkan kapur dolomite sedikit saja, kemudian aduk dan tutup rapat atasnya agar tidak kena sinar matahari langsung dengan menggunakan karung ataupun terpal. Tidak perlu terlalu rapat kali. Kemudian tunggu hingga 2 hari, tanah sudah siap di ambil.

Apabila anda menyemai bibit semangka menggunakan tray, jangan lupa beri daun kelapa yang sudah dipotong potong untuk setiap lubang tray. Agar mudah memindahkan bibit nantinya ke lahan.

Apabila anda menyemai menggunakan plastik Semaian, jangan lupa potong bawahnya agar air tidak tergenang dan juga dapat memudahkan memindahkan bibit kelahan dengan cara sobek ujung plastik bawah tadinya yang sudah dipotong tadi.

 

Perlu diperhatikan, usahakan tempat penyemaian jangan ditempat yang tergenang air, maupun tempat hama hama yang sering berkeliaran seperti ayam ataupun yang lain lain, agar anda tidak repot menjaga jaga nanti nya. Dan juga tempat penyemaian harus penuh terkena matahari langsung secara penuh.


Setelah media tempat Semaian sudah selesai. Selanjutnya anda siram tempat penyemaian dengan basah total, kemudian tusuk/beri lubang pada tempat semaian seperti tray atau plastik penyemaian seukuran biji semangka. tusuknya tidak perlu terlalu dalam. Setelah diberi lubang, saatnya masukkan biji semangka kesetiap lubang pada tray/plastik dengan menanam setengah dari biji tersebut, jangan sampai ketutup,takutnya biji akan berjamur.

Biji semangka terlebih dahulu diretakkan ujungnya agar memudahkan untuk mempercepst perkecambahan dan merangsang pertumbuhan akar. kemudian baru ditanam pada media tanam di tray atau plastik semaian yang telah dipersiapkan.

setelah tempat penyemaian sudah selesai saatnya kita persiapkan biji semangka. Apabila anda ingin menanam semangka berbiji (Inul), anda bisa menanam secara langsung ke lahan, dan juga dibarengi dengan cara Semaian. Apabila di lahan ada yang mati, anda langsung dapat memindahkan Semaian semangka tadinya yang sudah kita semai. Apabila anda menanam nonbiji(semangka TW) jangan langsung menanam kelahan, pertumbuhannya nanti tidak serentak.


 

Perawatan Persemaian 

Setelah anda sudah memasukkan benih biji semangka ke setiap lubang tray ataupun media plastik Semaian, kemudian tutup dengan rapat tanpa ada masuk cahaya atapun angin kedalam media bibit tersebut dengan menggunakan mulsa. agar bibit yang disemai tumbuh baik. Tunggu sampai 3 hari jangan sampai dibuka buka ataupun diintip. Setelah 3 hari, buka plastik mulsa tadinya ganti dengan waring, saatnya sudah memulai perawatan bibit yang sudah berkecambah. Waring berfungsi untuk menjauhkan dari bahaya ataupun ancaman dari serangga, unggas atapun hama.  Jangan lupa, setelah dibuka mulsa penutup media tanam tadi, taburkan furadan atau Curater agar menghindari atau mengendalikan hama hama nantinya didaerah sekitar Semaian.

Lakukan penyiraman saat media terlihat kering. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Bibit siap ditanam pada lahan apabila telah tumbuh normal dengan memiliki daun 2-3 lembar dari daun awalnya. Lahan untuk menanam bibit semangka sebaiknya telah dipersiapkan terlebih dahulu agar bibit tidak terlambat dalam penanaman pada lahan. Karena bibit yang terlambat pindah tanam dapat menyebabkan pertumbuhannya kerdil.

Demikianlah cara penanaman biji semangka yang dapat PetaniRiau berikan. Jika ada pertanyaan Mengenai Tentang Penyemaian Tanaman Semangka, Anda bisa menghubungi Melalui Wastapp  081360833438

Read More

Tuesday, November 30, 2021

12:47 PM 0

 

Pemupukan-tanaman-semangka

RAHASIA PEMUPUKAN TANAMAN SEMANGKA MERAH AGAR PANEN MELIMPAH

SHARE ON FACEBOOK
 
SHARE ON WHATSAPP
 
SHARE ON TWITTER

Semangka (Citrullus lanatus) merupakan tanaman buah yang tumbuh merambat yang berasal dari daerah kering tropis dan subtropis Afrika. Tanaman semangka termasuk ke dalam famili Cucurbitaceae memilki banyak kandungan air. Buah ini kaya vitamin dan nutrisi seperti magnesium, kalium, karbohidrat, antioksidan, zat besi, vitamin A, vitamin C, dll. Terdapat berbagai jenis tanaman semangka yang banyak dibudidayakan oleh petani seperti semangka merah, semangka kuning, semangka tanpa biji, dll.

Daya tarik budidaya tanaman semangka terletak pada nilai ekonominya yaitu harga jual yang relatif menguntungkan sehingga banyak di budidayakan oleh petani. Beberapa kelebihan usahatani semangka diantaranya adalah berumur relatif genjah (singkat) serta proses budidaya yang relatif mudah. Dalam melakukan usaha budidaya tanaman semangka, diperlukan usaha pemupukan yang tepat dan berimbang agar dapat menghasilkan buah semangka yang memiliki bobot dan kualitas yang bagus.

Berikut tahapan pemupukan tanaman semangka :

ilustrasi-pertumbuhan-tanaman-semangka

ILUSTRASI PERTUMBUHAN DAN PEMUPUKAN TANAMAN SEMANGKA

PUPUK DASAR

Kegiatan pengolahan lahan penting untuk mempersiapkan media tanam yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman semangka. pH tanah 6-6.5. Jika ph tanah <5.5 (tanah asam) maka sebaiknya dilakukan pengapuran tanah. Tanaman semangka membutuhkan bedengan agar air yang terkandung di dalam tanam mudah mudah mengalir keluar melalui saluran drainase yang dibuat. Media tanam yang dapat digunakan yaitu kombinasi campuran tanah gembur atau tanah humus, pupuk kompos, sekam dan sekam bakar.

Dalam tahap pengolahan lahan, kegiatan pemupukan dasar menjadi hal yang penting untuk tanaman semangka agar tumbuh optimal. Pupuk produksi PT HEXTAR FERTILIZER INDONESIA yang dapat digunakan sebagai pupuk dasar adalah NPK GOLD DGW 16-10-18 dan HX DAP.

NPK-GOLD-DGW-dan-HX-DAP

APLIKASI PUPUK DASAR NPK GOLD DGW DAN HX-DAP PADA TANAMAN SEMANGKA 

NPK GOLD DGW 16-10-18

Pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 16%, Phospate 10% dan Kalium 18%. Kandungan unsur hara yang terdapat di dalam pupuk ini dapat merangsang pertumbuhan vegetatif buah semangka seperti pertumbuhan akar, batang dan daun. Aplikasi pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 sangat mudah diserap oleh akar tanaman karena butiran pupuk mudah larut dalam air. Pupuk NPK GOLD DGW 16-10-18 diaplikasikan dengan dosis 200 Kg/Ha dengan cara ditugal atau ditaburkan merata.

HX DAP

Pupuk HX DAP memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 18% dan Phospate 46%.  Pemberian pupuk HX DAP sebagai pupuk dasar dapat memicu pertumbuhan tunasm batang, daun serta meningkatkan kekuatan tanaman. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis pemupukan 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.

PEMUPUKAN UMUR TANAMAN 0-15 HST

NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE

NPK-COMPACTION-DGW

APLIKASI PUPUK NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE

Pupuk NPK COMPACTION DGW 15-15-15+TE merupakan pupuk yang diproses menggunakan teknologi Compaction compound sehingga memiliki konsistensi kandungan unsur hara makro dan mikro dalam setiap butiran pupuk. Pupuk ini memiliki kandungan unsur hara Nitrogen, Phospate dan Kalium masing-masing sebesar 15%, Magnesium 2%, Zinc 0.05% dan Boron 0.1%. Kandungan unsur hara Nitrogen yang tinggi dan berimbang di dalam pupuk ini dapat membantu pertumbuhan vegetatif tanaman semangka seperti pembentukan akar, batang dan daun lebih maksimal. Dosis aplikasi pupuk sebesar 200 Kg/Ha dengan cara ditugal atau ditaburkan merata atau dengan cara dikocorkan sebanyak 2-4 Kg/200 L air (Interval 10-14 hari).

HX AS

Pupuk-tanaman-HX-AS-DGW

APLIKASI PUPUK HX AS

HX-AS merupakan pupuk ZA yang memiliki kandungan unsur hara Nitrogen 21% dan Sulfur 24%. Unsur Sulfur yang terkandung di dalam pupuk ini dapat meningkatkan imunitas atau ketahanan tanaman semangka terhadap serangan hama dan penyakit. Aplikasi pupuk HX AS pada tanaman semangka dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif berupa pembentukan tunas, batang, cabang dan daun semangka. Selain itu pupuk ini juga dapat meningkatkan kualitas mutu (aroma, rasa dan warna buah semangka).  Aplikasi pupuk HX AS pada tanaman semangka sebesar 100 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata.

PEMUPUKAN UMUR TANAMAN 30-45 HST

NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE

NPK-BOOSTER-DGW

APLIKASI PUPUK NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE

NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE memiliki kandungan Nitrogen 12%, Phospate 6%, Kalium 22%, Magnesium 3%, Zinc 0.05% dan Boron 0.1%.  Unsur Kalium yang tinggi dibutuhkan tanaman semangka dalam fase pertumbuhan generatif untuk membantu pembentukan kulit semangka agar menjadi kuat dan tebal sehingga dapat mengurangi keretakan dan buah pecah.  Unsur Boron yang terkandung di dalam pupuk ini dapat mencegah terjadinya kerontokan bunga dan buah semangka, unsur hara mikro Zn membantu pembentukan hormon pertumbuhan semangka. Dosis aplikasi pemupukan sebesar 200 Kg/Ha dengan cara ditugal atau dikocorkan sebanyak 2-4 Kg/200 L air (interval 10-14 hari). Dengan mengaplikasikan pupuk NPK BOOSTER DGW 12-6-22-3+TE pada tanaman semangka, maka kualitas hasil panen akan lebih baik dan buah semangka tahan disimpan.

HX MROPH

pupuk-tumbuhan

APLIKASI PUPUK HX MROPH

HX-MROPH memiliki kandungan unsur hara Kalium 60%. Unsur hara kalium yang tinggi di dalam pupuk ini dibutuhkan tanaman semangka terutama dalam fase pertumbuhan generatif seperti pembentukan buah. Dosis Aplikasi pemupukan HX-MROPH  pada tanaman semangka sebesar 50 Kg/Ha dengan cara ditaburkan merata. Dengan mengaplikasikan pupuk HX MROPH maka kualitas dan hasil panen tanaman semangka akan meningkat.

KNO3 PRILL

KNO3-PRILL

APLIKASI PUPUK KNO3 PRILL

Aplikasi pupuk KNO3 Prill sangat mudah diaplikasikan pada tanaman karena pupuk ini mudah larut dalam air serta bebas dari chlorine sehingga aman bagi tanaman.

KNO3 Prill memiliki kandungan Nitrogen 13% dan Kalium 46% . Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis pemupukan 25 Kg/Ha dengan cara ditaburkan/dikocorkan sebanyak 2-3 Kg/200 L air (Interval 14 hari). Aplikasi pupuk KNO3 Prill pada fase pertumbuhan generatif dapat merangsang pembungaan dan pembuahan tanaman semangka sehingga kualitas, bobot dan buah yang dihasilkan akan meningkat.

APLIKASI PUPUK DAUN

HX MKP

Pupuk-daun-tomat-PUPUK-HX-MKP

APLIKASI PUPUK DAUN HX MKP

HX-MKP memiliki kandungan Phospate 50% dan Kalium 35%. Aplikasi pupuk daun HX MKP pada tanaman semangka maka akan merangsang pembentukan bunga, mempercepat pematangan buah, meningkatkan kekuatan tanaman agar tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis sebesar 2-4 gr/L dengan cara disemprotkan atau dikocorkan pada saat umur tanaman 30 HST. Dengan mengaplikasikan pupuk daun HX MKP pada tanaman semangka, maka kualitas, warna, rasa dan daya simpan buah semangka akan meningkat.

KNO3 CRYSTAL

Pupuk-daun-tomat-KNO3-CRYSTAL

APLIKASI KNO3 CRYSTAL

Pupuk daun KNO3 Crystal sangat mudah diaplikasikan karena mudah larut, tidak mengendap serta bebas dari chlorine sehingga aman bagi lingkungan. Pupuk ini memiliki kandungan Nitrogen 13% dan Kalium 46%. Unsur hara kalium yang tinggi di dalam pupuk ini dapat mempercepat proses pembungaan dan meningkatkan mutu kualitas serta bobot buah semangka. Pupuk ini diaplikasikan dengan dosis 25 Kg/Ha dengan cara disemprotkan 3-5 gr/L air (Interval aplikasi 10-14 hari) atau dengan cara dikocorkan 2-3 Kg/200 L air (Interval aplikasi 10-14 hari). Pupuk ini diaplikasikan pada saat tanaman berumur 45-60 HST.

APLIKASI SURFAKTAN WETCIT

WETCIT

APLIKASI SURFAKTAN WETCIT

Wetcit adalah surfaktan superior dengan kombinasi bahan aktif yang unik sehingga mampu menurunkan tegangan permukaan air, menghasilkan mikro droplet yang mampu meratakan, merekatkan dan menembus pestisida atau pupuk daun ke dalam jaringan tanaman. Penggunaan WETCIT pada tanaman semangka dapat membuat pupuk dapat diserap lebih cepat dan baik.  Aplikasi WETCIT sebanyak 0.5 ml/L – 1 ml/L pada umur tanaman semangka 15 HST. Keunggulan menggunakan produk WETCIT dari PT HEXTAR FERTILIZER INDONESIA yaitu terbuat dari bahan organik sehingga aman bagi lingkungan, menghemat dosis penggunaan pestisida, bersifat rainfastness power yang mampu menahan pestisida dari pencucian air hujan, mampu mencegah resistensi dan kekebalan hama dan penyakit, serta sebagai booster yang dapat membuat pupuk dan pestisida dapat diserap lebih cepat dan lebih baik oleh tanaman semangka.

SHARE ARTICLE

SHARE ON FACEBOOK
 
SHARE ON WHATSAPP
 
SHARE ON TWITTER

LEAVE A COMMENT

YOUR EMAIL ADDRESS WILL NOT BE PUBLISHED. REQUIRED FIELDS ARE MARKED *

Read More