Bagaimana cara menanam jagung manis agar menghasilkan buah yang besar?
Setiap orang berbeda cara menanam jagung manis. kamu bisa coba mana yang dapat kamu lakukan untuk menanam jagung manis.
1. Mengolah Tanah menanam jagung manis
Dalam menanam jagung, langkah yang harus kamu lakukan adalah pengolahan lahan. Tanah atau lahan di cangkul menggunakan mesin, bisa juga menggunakan cangkul tenaga. Tanah di bolak balik, kemudian taburkan Kohe ayam dicampur dengan dolomite dan plus pupuk NPK. Kemudian tanah di gemburkan kembali. Tunggu hingga seminggu sterilkan tanah dengan menggunakan EM4 campur obat hama Regent. Fungsinya adalah untuk tidak menimbulkan jamur dan perkembangbiakan kutu kutu kecil, setelah itu, bibit siap tanam.
Benih jagung sangat penting untuk kamu ketahui agar hasilnya memuaskan dengan bertongkol besar dan buah yang super manis dan besar.kualitas yang tinggi dan berbuah banyak. Pilih juga benih dari varietas yang bagus seperti Bonanza atau Paragon.
Kalau kamu menanam jagung manis, tidak perlu membuat bedengan, cukup drainase agar genangan air dapat mengalir. Nah, untuk bedengan, lebarnya kurang lebih sekitar satu meter dan ketinggiannya 20-30 cm. Panjang bedengan disesuaikan dengan lahan yang akan digunakan untuk menanam jagung. Kalau bedengan sudah dibuat, selanjutnya buat lubang tanam. Lubang untuk menanam biji jagung ini kedalamannya sekitar 5 cm. Atur jarak antara lubang tanam antara 50-70 cm agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Jika kamu baru pertama kali menanam jagung, sebaiknya penanaman dimulai saat awal musim hujan. Tujuannya tentu saja agar biji dapat tumbuh dengan baik karena pengairan cukup. Kamu sebenarnya juga bisa melakukan penanaman saat musim kemarau, tapi cara menanam jagung di musim kemarau perhatikan pengairannya.
saat awal proses penanaman harus cukup agar biji yang ditanam bisa tumbuh dengan optimal.
Teknis penanamannya adalah dengan menanam 1-2 butir benih jagung di satu lubang tanam (kalau jagung manis cukup 1 biji per lubang tanam). Kemudian, tutup lubang tanam. Siram dengan air yang cukup agar biji dapat tumbuh dengan baik.
Pemupukan
Pemupukan sebenarnya sudah dilakukan sebelumnya, yaitu dengan memberikan pupuk kandang pada proses pengolahan tanah atau saat penanaman biji. Selain itu, pemupukan dilakukan juga pada usia tanam sudah mencapai 12 hari, 21 hari dan 35hari agar panen melimpah. Pemupukan ini diperlukan untuk mengembalikan unsur hara tanah, seperti kalium, nitrogen, dan fosfat.
pemanenan ini dilakukan ketika sudah memasuki hari ke 65-75 dari mulai tanam biji.
Proses pemanenannya cukup mudah dilakukan, kamu hanya perlu memutar bagian tongkol jagung agar terpisah antara buah jagung dengan batangnya.
Agar nggak salah panen, ada beberapa ciri yang bisa kamu lihat, untuk membedakan jagung yang sudah manis dan belum.
Umur tanaman jagung biasanya antara 65-75 hari.
Klobot jagung sudah mulai mengering.
Pada bagian dasar biji terdapat lapisan berwarna hitam.
Warna daun sebagian besar berwarna kuning dan sedikit mengering. Tapi, kalau kamu menggunakan varietas Bima, maka daun tanamannya akan tetap hijau walaupun jagung sudah tua.